Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Faktor dan Nutrisi yang Memengaruhi Pertumbuhan Bakteri, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)

Faktor dan Nutrisi yang Memengaruhi Pertumbuhan Bakteri

Bakteri membutuhkan nutrisi yang tepat untuk dapat melangsungkan hidup. Sumber karbon, nitrogen, belerang, fosfor, garam-garam anorganik (magnesium, natrium, kalium, kalsium, dan besi) serta mikronutrien (tembaga, selenium, tungsten, mangan, seng, dan molybdenum dalam kapasitas yang sedikit) merupakan kebutuhan semua bakteri. 

Karbon yang berasal dari komponen organik dan anorganik merupakan dua jenis karbon yang dibutuhkan bagi bakteri. Bakteri terbagi menjadi dua berdasarkan cara memeroleh sumber makanan (karbon) yaitu bakteri heterotrof dan autotrof.

a. Bakteri Heterotrof

Komponen karbon organik dibutuhkan oleh bakteri heterotrof. Bakteri heterotrof tidak dapat memroduksi senyawa organik dari substansi anorganik sederhana karenanya dia memerlukan organisme lain untuk memeroleh makanan. Saprofit adalah kelompok terbesar dari bakteri heterotrof yang memeroleh bahan makanan (bahan organik) dari bangkai, kotoran, penguraian sampah, dan lain-lain. Di sisi lain, bakteri parasit merupakan kelompok dari bakteri heterotrof yang memeroleh makanan langsung dari organisme lain seperti hewan, tumbuhan, dan manusia. Patogen adalah sebutan bagi bakteri parasit yang menimbulkan penyakit seperti Bacillus antrachis yang menyebabkan penyakit antraks pada sapi. Bakteri ada pula yang tidak menyebabkan penyakit seperti Escherichia coli yang hidup di dalam usus besar manusia. Bakteri parasit yang tidak menimbulkan penyakit disebut apatogen.
Faktor dan Nutrisi yang Memengaruhi Pertumbuhan Bakteri, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)
Bakteri Antraks

b. Bakteri Autotrof 

Bakteri autotrof merupakan bakteri yang dapat menggunakan karbon anorganik sebagai sumber makanan seperti karbon dioksida yang terdapat pada udara bebas. Bakteri autotrof dapat memroduksi makanan sendiri (karbon atau senyawa organik) dari bahan anorganik. Terdapat dua pembagian bakteri autotrof berdasarkan sumber energi yang digunakan untuk mensintesis senyawa organik, yaitu bakteri kemoautotrof dan bakteri fotoautotrof.

1. Bakteri fotoautotrof

Bakteri ini menggunakan bantuan cahaya matahari sebagai bagian utama yang diperlukan untuk proses fotosintesis. Bakteri fotoautotrof memiliki klorofil layaknya tumbuhan yang disebut dengan bakterioklorofil. Sebagai contohnya, bakteri sulfur hijau, bakteri nonsulfur ungu, dan bakteri sulfur ungu. Pada proses fotosintesis yang dilakukan oleh bakteri tidak menghasilkan oksigen dan terjadi dalam proses anaerobik.

2. Bakteri kemoautotrof

Bakteri jenis ini menggunakan energi kimiawi dari proses oksidasi molekul organik yang digunakan untuk menyusun molekul makanannya sendiri. Nitrogen, belerang, dan besi maupun hasil dari oksidasi senyawa hidrogen merupakan molekul organik yang digunakan bakteri kemoautotrof untuk mensintesis makanan. Sebagai contoh bakteri kemoautotrof diantaranya bakteri nitrogen, bakteri besi, dan bakteri belerang. Proses yang digunakan untuk menghasilkan makanan bagi bakteri ini aerob atau membutuhkan oksigen.

Lanjutan..


Post a Comment for "Faktor dan Nutrisi yang Memengaruhi Pertumbuhan Bakteri, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)"