Diet Vegetarian (Vegan) Pengaruhi Kadar Kolesterol
Bagaimana Diet Vegetarian Memengaruhi Kadar Kolesterol?
Pemeriksaan terbaru terhadap 50 penelitian tentang nutrisi berdasarkan diet sayur dihubungkan dengan rendahnya level kolesterol total dalam tubuh. Penulis percaya bahwa penelitian ini akan memberikan dampak positif kepada masyarakat sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit kardiovaskular (serangan jantung misalnya).
Para ilmuwan dari tiga institusi baru saja berkerja sama secara komprehensif, memeriksa, dan meta-analysis untuk melihat efek dari mengonsumsi sayuran terhadap level plasma lipid atau lemak, kolesterol, dan trigliserida dalam darah.
Tingginya kadar low-density lipoprotein (LDL) kolesterol, diketahui sebagai kolesterol buruk telah menjadi penyebab dari penyakit jantung koroner yang terus meningkat karenanya.
Total kadar kolesterol dan trigliserida juga memiliki kaitan dengan meningkatnya penderita jantung koroner, walaupun di sisi lain, high-density lipoprotein (HDL), diketahui sebagai kolesterol baik yang bertugas untuk melindungi sistem dalam tubuh.
Ilmuwan berpendapat bahwa hyperlipidemia atau kolesterol tinggi sering tidak terdiagnosa dan tidak ditangani yang mana hal tersebut dapat membahayakan kesehatan. Meski demikian, kadar kolesterol dapat dikontrol melalui diet sehat dan latihan fisik.
Penelitian ini diselenggarakan oleh Dr. Yoko Yokoyama dari Keio University di Fujisawa, Jepang berkolaborasi dengan Susan Levin, direktur dari Pendidikan Nutrisi, Physicians Committee for Responsible Medicine, Washington, D.C., dan Dr. Neal Bernard dari George Washington University, School of Medicine and Health Sciences yang juga bertempat di Washington, D.C. Temuan penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nutrition Reviews.
Diet Vegetarian Menurunkan Kolesterol
Dr. Yokoyama dan tim mengatakan bahwa inisiatif mereka didasarkan pada kurangnya praktisi ahli mendalami hubungan antara diet vegetarian dan efek jangka panjangnya pada plasma lipid. Mereka menemukan bahwa plasma lipid dapat menurun dengan diet vegetarian.
Para peneliti menentukan 30 studi observatif dan 19 percobaan klinis dengan fokus hubungan antara tipe diet dan plasma lipid. Studi dan percobaan ini termasuk juga ke dalam meta-analysis dengan fokus pada vegetarian, semi-vegetarian, dan diet vegan. Konteks pendalaman dari diet vegetarian merujuk pada aturan diet umumnya yang membatasi konsumsi daging kurang dari satu kali dalam sebulan.
Aturan diet semi-vegetarian merujuk pada pola diet yang mengonsumsi daging lebih dari sekali dalam sebulan tetapi kurang dari satu kali dalam seminggu, dimana diet vegan tidak mengonsumsi daging sama sekali. Beberapa diet vegetarian mengonsumsi telur atau ikan.
Peneliti menemukan fakta bahwa diet vegetarian secara umum telah memberikan hubungan signifikan terhadap rendahnya kadar kolesterol.
Penelitian obeservatif menunjukkan bahwa diet vegetarian dikaitkan dengan rendahnya konsentrasi rata-rata dari total kolesterol yaitu 29.2 miligram per desiliter. Dengan metode yang sama, diet vegetarian, percobaan klinis pun menunjukkan hasil yang rendah atas total kolesterol yaitu 12.5 miligram per desiliter.
Levin menjelaskan kepada Medical News Today bahwa, “Kadar trigliserida […] sebanyak 5.8 mg/dL (miligram per desiliter) lebih tinggi pada penelitian klinis dan 6.5 mg/dL lebih rendah pada penelitian observatif. Kami sering menjumpai hal ini sejak pola diet berubah, seperti diet vegan yang benar-benar tinggi karbohidrat alami meningkatkan kadar lipid. Itu tetap stabil.”
“Mereka yang memilih untuk melakukan diet vegetarian dalam jangka waktu yang lama memiliki kesehatan tubuh yang lebih baik.”
sumber: medicalnewstoday


Post a Comment for "Diet Vegetarian (Vegan) Pengaruhi Kadar Kolesterol"