Cara Hidup Virus, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)
Cara Hidup Virus
Metabolisme adalah cara bagi mahluk hidup untuk dapat melangsungkan hidupnya. Enzim menjadi bagian penting dalam mahluk hidup untuk melakukan proses kimiawi di dalam sistem pertumbuhannya untuk mengubah makanan menjadi energi. Diketahui bahwa virus hanya memiliki asam nukleat dan selubung protein sebagai pelindung. Pertanyaannya bagaimana kemudian virus dapat bertahan hidup dan berkembang biak?
Virus dapat melakukan proses metabolisme dengan cara menumpang pada sel untuk mendapatkan enzim dan sumber makanan baginya. Lain halnya dengan sel yang memiliki ribosom, badan golgi, mitokondria, dan sebagainya untuk dapat melakukan proses metabolisme sendiri. Virus tidak dapat melakukan metabolismenya sendiri, ia dapat hidup dengan cara menumpang pada sel aktif yang melakukan metabolisme, sehingga virus disebut juga sebagai parasit sejati.
Infeksi dan perkembangan virus pada organisme tidak dapat dilakukan jika tidak ada bantuan organisme lain sebagai perantara. Artinya, virus dapat menyebar melalui kontak antar organisme yang sebelumnya telah terinfeksi oleh virus baik melalui proses metabolisme, makan dan minuman, tranasfusi darah, dan lain-lain. Sebagai contoh virus anjing gila bermula dari sebuah gigitan. Setelah bermetabolisme dalam inang, virus berkembang biak hingga pada tinja organisme yang dijangkiti. Dari tinja tersebut, virus dibawa oleh lalat yang kemudian hinggap pada makan dan minuman hewan. Virus kemudian meyebar ke sesama hewan hingga hewan konsumtif yang dimakan oleh manusia.
Ada beberapa serangga yang tidak terpengaruh oleh virus diantaranya adalah lalat, nyamuk, dan caplak. Serangga tersebut disebut dengan vektor. Vektor adalah penyebar virus dalam bentuk serangga yang tidak terpengaruh oleh virus. Pada tumbuhan, virus dapat menyebar melalui sentuhan serangga atau gigitannya yang menghisap sari makanan pada tumbuhan tersebut.
Asam nukleat ialah komponen dalam virus yang dapat menginfeksi sel inang. Asam Dioksiribonukleat (ADN) atau Asam Ribonukleat (ARN) merupakan penyusun asam nukleat pada virus dan belum pernah ada asam nukleat virus tersusun atas keduanya bersama-sama. Terdapat dua bentuk asam nukleat yaitu bentuk untaian ganda dan untaian tunggal, pada umumnya asam nukleat virus berbentuk molekul tunggal. Virus dibedakan berdasarkan penyusun asam nukleatnya, yaitu virus ARN dan ADN.
![]() |
| Gambar a) Virus Herpes |
1. Virus ARN, memiliki bentuk berupa untaian pita tunggal dan ganda. Pada tumbuhan virus ARN memiliki materi genetik dengan bentuk pita tunggal. Adapun contoh virus ARN yang menjangkiti manusia, HIV, virus rabies, hepatitis C, virus polio, dan virus ebola.
2. Virus ADN, adalah virus dengan bentuk untaian pita tunggal atau ganda sama seperti virus ARN. Adapun contohnya virus cacar, virus herpes, dan bakteriofag.
![]() |
| Gambar b) Virus Polio |
Setelah masuk ke dalam sel inang virus akan memanipulasi susunan ADN inang sehingga sel inang tersebut tidak dapat mengendalikan dirinya sendiri lagi. Setelah memanipulasi dan inang telah dikuasai oleh virus, maka virus akan melakukan replikasi sebagai bentuk reproduksinya yang dibantu oleh inang.



Post a Comment for "Cara Hidup Virus, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)"