Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Semakin Tua: Apa Yang Terjadi Dengan Otak Kita?

Semakin Tua: Apa Yang Terjadi Dengan Otak Kita?

Penuaan adalah hal yang tidak dapat dihindari oleh semua mahluk hidup. Hal ini dikarenakan setiap mahluk hidup mengalami oksidasi. Oksidasi merupakan proses kimiawi yang terjadi pada senyawa organik yang bereaksi dengan oksigen. Penuaan pada otak adalah hal yang pasti terjadi seiring dengan bertambahnya usia kita. Namun hal ini tidak selalu terjadi pada orang yang telah berumur. Kali ini kita akan menyampaikan tentang Semakin Tua: Apa Yang Terjadi Dengan Otak Kita?

Memperlambat penurunan kinerja otak atau menghentikannya merupakan suatu penemuan yang dapat membawa manusia tetap memiliki otak yang berfungsi dengan baik meski telah menua. Namun hal ini tidak dapat dilakukan, kenapa alasannya? Simak bahasannya berikut ini.

Sekitar 1,3 kg berat dari otak manusia memiliki 100 milyar neuron yang terkoneksi dengan triliunan sinapsis.

Seiring bertambah usia, otak kita berubah lebih dari bagian yang lain di dalam tubuh kita. Dari pertama kali otak mulai berkembang yaitu pada minggu ke-tiga kehamilan hingga dewasa memiliki struktur yang kompleks dan fungsi yang terus berubah, jaringan dan koneksi jalur dan konsumsi energinya.

Selama beberapa minggu pertama kehidupan, otak seorang anak memiliki lebih dari 1 milliar koneksi neural baru setiap detiknya. Ukuran otak berubah menjadi lebih besar ketika memasuki masa pra-sekolah dan pada umur 6 tahun sekitar 90% otak dewasa telah terbentuk.

Frontal Lobes, adalah area otak yang merespon terhadap fungsi eksekutif seperti merencanakan seuatu, mengingat, dan mengontrol impuls. Otak akan terus berkembang meski umur seseorang mencapai 35 tahun.

Penuaan Otak Secara Normal

Bertambahnya umur, seluruh sistem tubuh juga mengalami penurunan termasuk otak. Dengan bertambahnya umur adalah wajar jika seseorang sering mengalami lupa. Umumnya orang mengalami lupa dalam jangka waktu 20 detik dan sering tidak ingat sepenuhnya pada menit berikutnya.

Orang yang sudah tua sering menjadi aneh dalam hal mengingat sesuatu yang banyak dihubungkan dengan penyakit Alzheimer. Namun demikian, Alzheimer dan beberapa penyakit bukan bagian dari proses penuaan otak secara normal.
Semakin Tua: Apa Yang Terjadi Dengan Otak Kita?

Beberapa perubahan ingatan seiring bertambah tua diantaranya:

Kesulitan dalam memelajari hal baru. Para orang tua lebih sulit untuk memelajari hal baru dan biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk belajar.

Multitasking atau menangani urusan yang banyak dalam satu waktu pun mengalami penurunan. Orang tua tidak bisa berencana seperti dia muda dahulu dan begitu juga dalam mengerjakan hal banyak dalam satu waktu.

Menyebutkan nama dan angkamenjadi hal yang sulit dan sering terjadi pada orang tua. Penurunan ingatan dalam nama dan angka ini dimulai pada umur 20 tahun.

Mengingat jadwal, janji, atau pertemuan dapat menjadi hal yang sulit bagi orang tua yang mengalami penurunan fungsi otak secara normal.

Ketika beberapa penelitian menunjukkan 1/3 dari orang tua mendapat masalah dengan penurunan ingatan, penelitian lain mengindikasi 1/5 dari orang berumur 70 tahun menunjukkan hasil tes kognitif yang baik seperti pada saat mereka berumur 20 tahun.

Perubahan yang umum diatas sebagai dampak dari penuaan otak juga memengaruhi beberapa hal lain seperti:

Berat otak. Penurunan berat otak dimulai pada umur 60-70 tahun. Area otak yang mengalami penurunan tersebut adalah frontal lobes dan hipokamus yang berfungsi sebagai fungsi kognitif dan mengkode pesan ingatan pada manusia.

Kerapatan Kortikal. Penipisan permukaan otak terluar akibat dari gangguan koneksi sinaptik. Makin sedikit koneksi dapat menyebabkan lambatnya proses kognitif seseorang.

Bagian Putih. Bagian Putih terdiri dari saraf myelin yang digabung tergabung dalam saluran saraf berfungsi membawa sinyal antar sel otak. Myelin akan menyusut bersama dengan bertambahnya usia seseorang yang menyebabkan lambatnya proses dan fungsi kognitif.

Sistem Neurotrasmitter. Ilmuwan menyatakan penurunan fungsi otak berkaitan dengan penurunan produksi pesan kimiawi. Aktivitas pesan kimiawi itu seperti menurunnya produksi senyawa dopamine, asetilkolin, serotonin, dan norepinefrin yang berperan pula dalam penurunan fugnsi ingatan, kognitif, dan meningkatnya depresi.

Nah, itulah pembahasan yang terjadi pada otak kita ketika kita mengalami penuaan. Tidak dapat dipungkiri, bahwa semakin tua maka akan semakin sulit kita memelajari hal baru, memecahkan masalah, bahkan untuk mengingat sesuatu. 

Belum ada hingga saat ini obat yang dapat meredam penuaan otak, karena hal itu merupakan sebuah kepastian Ilmiah, seperti tumbuhan yang telah tua tidak bisa lagi memroduksi buah meski telah dilakukan berbagai cara agar berbuah. Karena setiap sesuatu itu memiliki masa yang suatu saat akan berakhir dengan kematian.

Demikian pembahasan tentang hubungan otak dan penuaan yang terjadi pada diri kita. Semoga bermanfaat, dan bagikan kepada orang banyak agar lebih teredukasi tentang penuaan otak.

Post a Comment for "Semakin Tua: Apa Yang Terjadi Dengan Otak Kita?"