Manfaat Kopi dan Teh
Minum Kopi dan Teh Mencegah Penyakit Liver
Kirosis atau penyakit hati (liver) kronis adalah masalah yang serius dan menjadi penyebab utama kematian bagi penduduk di Amerika. Untuk mencegah hal itu, penelitian terbaru merekomendasikan cara sederhana yaitu dengan rehat sejenak sembari menikmati secangkir teh.
Penyakit hati kronis menduduki peringkat ke 12 dalam penyebab kematian di Amerika Serikat yang menyebabkan sekitar 32.000 orang meninggal karenanya setiap tahun.
Penyakit yang menyebabkan kematian dari hati (liver) sering disebut dengan kirosis. Meski demikian, penyebab penyakit kirosis sendiri adalah terlalu banyak mengonsumsi alkohol dalam jangka waktu yang lama. Lemak non alkohol atau non-alcoholic fatty (NAFLD) juga menjadi penyebab penyakit kirosis.
Beruntungnya, ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga hati tetap sehat. Sebagai contoh, menjauhi konsumsi alkohol, aktif dalam beraktivitas, gaya hidup yang sehat jauh dari kegemukan, adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan agar terhindar dari risiko kematian karena kirosis.
Dr. Murad menjelaskan alasan penelitian ini dilakukan, “Terdapat beberapa epidemiological, tetapi juga data penelitian menunjukkan manfaat dari kopi bagi kesehatan hati terkait hepatitis, NAFLD, kirosis, pelepasan enzim dan kanker hati. […] Kami juga sangat ingin mengetahui apakah konsumsi kopi dapat memberikan efek kematian hati seseorang tanpa riwayat penyakit hati (kirosis).”
Studi Hubungan antara Kopi, Teh, dan Kesehatan Hati
Dr. Murad dan tim menguji data yang tersedia pada 2.424 partisan dari Rotterdam Study. Partisan ini berumur 45 tahun ke atas dan mereka tinggal di Rotterdam.
Sebagai bagian dari penelitian, tiap partisan berada dalam pengawasan penuh seperti sampel darah, berat badan ideal, dan uji pindai (scan) lambung serta hati.
Gambar pindai hati yang sering disebut dengan “kematian” hati adalah sebuah istilah pengukuran terhadap hati yang sekarat. Hati yang sekarat disebut juga sebagai fibrosis yang dapat berujung pada kirosis jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Kebiasaan makan dan minum partisan juga dinilai dengan kuisioner yang berisi 389 pertanyaan termasuk jumlah konsumsi teh dan kopi.
Partisan digolongkan ke dalam 3 kategori berdasarkan tingkat konsumsi kopi dan teh yaitu tidak mengonsumsi, mengonsumsi dalam jumlah sedang, dan mengonsumsi kopi dan teh dalam taraf sering setiap hari. Teh yang ditentukan termasuk teh hijau, hitam, dan teh herbal.
Dr. Murad dan tim menggunakan analisis regresi untuk mendapatkan data hubungan antara kopi dan teh terhadap fibrosis hati. Mereka juga menghitung faktor variasi seperti, umur, jenis kelamin, BMI, rokok, dan konsumsi alkohol sebagai bagian dari gaya hidup dan pola makan sehat.
Penelitian ini menemukan fakta bahwa dengan mengonsumsi kopi dan teh secara rutin dan sering dapat menurunkan risiko kematian hati. Hasil penelitian ini sangat bergantung terhadap pola hidup dan BMI.
Dr. Louise J. M. Alferink, Department of Gastroenterology and Hepatology, Erasmus MC University Medical Centre sebagai ketua tim penelitian ini menjelaskan secara signifikan temuan mereka dalam konteks diet western, “Diet ini kaya dengan makanan tak sehat termasuk makanan yang rendah nutrisi dan cenderung tinggi gula. […] Dalam konteks ini, pengujian terhadap strategi gaya hidup dapat memberikan potensi kesehatan. Sebagai contoh konsumsi kopi dan teh yang memberikan solusi penurunan dengan cepat terhadap penyakit hati di negara maju.”
sumber : medicalnewstoday


Post a Comment for "Manfaat Kopi dan Teh"