Puasa Sebelum Cek Darah
Puasa Sebelum Cek Darah: Apa Yang Harus Kamu Ketahui
Puasa sebelum cek darah tidak selalu dilakukan akan tetapi ketika itu diperlukan, maka dibutuhkan sehari puasa untuk menguji sampel darah agar hasil akurat. Pasien tidak diijinkan makan dan minum apapun selama puasa dan waktu yang ditentukan oleh tenaga medis. Darah yang sepeti apa yang membutuhkan puasa dan bagaimana puasa yang baik dan benar?
Untuk membantu memahaminya kami menuliskan informasi berikut sehingga dapat menjawab rasa penasaran dan khawatir yang tinggi bagi sebagian orang.
Kapan Kamu Harus Puasa Sebelum Tes Darah?
Berikut beberapa tipe darah yang membutuhkan puasa sebelum dilakukan pengecekan agar hasil yang didapat akurat.
Pengecekan Diabetes
Pada penderita atau terdiagnosa mengalami diabetes maka sebelum pengecekan darah pasien diharuskan untuk puasa agar analisis tenaga medis dapat dengan tepat memberikan diagnosa sehingga pasien dapat ditangani dengan tepat dan benar.
Diabetes adalah kondisi dimana pasien mengalami kadar gula dalam darah yang tinggi. Puasa sebelumnya mampu mendeteksi kadar gula dalam darah dengan akurat karena tidak ada asupan gula dalam bentuk karbohidrat makanan atau minuman.
Cek Zat Besi
Zat besi juga terdapat di dalam aliran darah. Orang dengan kekurangan zat besi akan mudah terkena penyakit anemia atau kurang darah. Zat besi banyak terkandung dalam makanan dan ia sangat mudah dan cepat diserap oleh tubuh menjadi darah.
Jadi pasien yang akan tes darah untuk mengetahui kadar zat besi diwajibkan untuk berpuasa sehingga analisis dapat dengan akurat apakah pasien terkena anemia atau hanya bersifat sementara karena kelelahan.
Kontrol Kolesterol
Kolesterol merupakan senyawa turunan dari lemak yang terdapat dalam darah. Keadaan kolesterol yang tinggi dalam darah akan mempengaruhi kesehatan.
Terdapat tiga jenis tes kolesterol dalam darah diantaranya HDL kolesterol (kolesterol baik), LDL kolesterol (kolesterol buruk), dan Trigliserida.
Jika tidak dilakukan puasa sebelumnya maka hasil tidak bisa diperkirakan dengan akurat. Biasanya pasien akan disarankan puasa selama 9-12 jam sebelum pengecekan darah.
Tes Gamma-glutamyl transferase
GGT adalah tes darah yang dimaksudkan untuk mendiagnosa penyakit liver atau hepatitis. Pada tes ini pasien yang mengonsumsi makanan tidak menimbulkan efek apapun terhadap hasil tes, akan tetapi minuman beralkohol dan merokok dapat menurunkan hasil akurasi tes. Oleh karenanya, pasien diminta untuk tetap menjalani puasa.
Bagaimana Puasa Yang Benar?
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan puasa untuk keperluan tes darah.
- Air Mineral: penting untuk mengonsumsi air sebanyak mungkin untuk mengurangi efek dehidrasi karena puasa. Air yang diminum tidak memberikan dampak apapun terhadap hasil tes darah.
- Waktu: pasien yang disarankan untuk puasa selama 8, 12, atau 24 jam, perlu menentukan jadwal kapan dan jam berapa puasa dimulai dan berakhir, sehingga akurasi data tes darah maksimal.
- Obat-obatan/Pengobatan: pasien yang sedang dalam masa pengobatan atau menggunakan obat-obatan tertentu dari dokter sebaiknya menanyakan lebih lanjut kepada dokter yang menangani apakah perlu dilakukan puasa atau tidak atau tetap mengonsumsi obat tersebut.
- Hamil: tidak ada masalah bagi ibu hamil untuk melakukan puasa, akan tetapi lebih baik dilakuka konsultasi kepada dokter agar kondisi kandungan dan ibu hamil tetap sehat.
sumber: medicalnewstoday


Post a Comment for "Puasa Sebelum Cek Darah"