5 Cara Mengatasi Migraine
5 Cara Mengatasi Migraine
Migraine atau migren biasa orang menyebutnya, adalah sakit kepala yang tidak biasa yaitu hanya sebagian kepala saja yang mengalami sakit. Hal ini dapat terjadi kapanpun dan kepada siapapun. Penyebabnya adalah emosi tinggi, mata yang kurang sehat (rabun jauh atau tua), dan lain-lain.
Migraine dapat menyebabkan sakit kepala selama 4-72 jam. Biasanya disertai mual, sensitive terhadap cahaya dan suara, bahkan beberapa menjadi kehilangan keseimbangan hingga sedikit sentuhan saja dapat terasa sangat sakit.
Anak-anak yang sudah terkena migraine akan terus meningkat hingga dewasa, biasanya hingga umur 35-39 tahun. Migraine 3 kali lebih sering terjadi pada wanita daripada laki-laki serta lebih lama efeknya daripada laki-laki.
Penelitian banyak menemukan fakta bahwa migraine dapat menurunkan kualitas hidup seseorang dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Lalu bagaimanakah cara untuk mengatasinya? Berikut langakh-langkah yang dapat dilakukan jika migraine menyerang.
1. Konsumsi Obat Khusus Untuk Migraine
- Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) adalah obat yang dijual bebas di toko obat atau apotek. Di dalamnya termasuk aspirin (acetylsalicylic acid), ibuprofen, diclofenac, dan naproxen. Obat jenis ini sangat cepat untuk meredakan migraine dengan taraf rendah hingga menengah dengan harga terjangkau.
- Triptans. Obat ini berfungsi sebagai pengendali syaraf serotonin sehingga dapat mengurangi dan meredakan migraine. Obat ini tidak bisa didapat dengan mudah harus dengan resep dokter dan tidak selalu mampu meredakan migraine terutama pada level tinggi.
- Ergotamine adalah obat yang mampu meredakan migraine dengan taraf menengah dan penderita dalam jangka waktu lama tetapi tidak sering. Efek samping dari obat ini adalah degup jantung yang tidak beraturan. Sehingga penggunaan obat ini perlu resep dokter.
- Antiemetics adalah obat pereda migraine dengan efek samping mual. Untuk mendapatkan obat ini perlu resep dokter.
Para tenaga ahli menyarankan untuk menurunkan konsumsi obat-obatan karena dapat merusak sistem syaraf dalam jangka waktu lama, memicu tekanan darah tinggi.
2. Konsumsi Vitamin
Vitamin berguna sebagai langkah pencegahan migraine dan tidak ada resep khusus untuk mendapatkan vitamin di toko obat atau apotek serta tidak ada efek samping selama dikonsumsi dalam batas wajar.
Beberapa vitamin yang dapat mencegah migraine:
- Coenzyme Q10 adalah jenis vitamin yang telah lama digunakan dan efektif untuk mencegah migraine.
- Riboflavin atau vitamin B-2 sangat baik dikonsumsi untuk pencegah migraine karena berfungsi sebagai zat neuroprotective yang melindungi fungsi dan struktur otak.
- Magnesium. Mineral ini sangat banyak fungsinya bagi tubuh manusia. Menjaga metabolisme, tekanan darah, dan mencegah migraine.
3. Terapi Neuromodulation
Terapi ini berfungsi untuk menstimulasikan otak terhadap pusat sistem nervous. Terapi neuromodulation sering digunakan untuk mengatasi nyeri akut.
Terdapat 2 tipe terapi ini yang telah diijinkan oleh lembaga resmi Amerika Serikat, Food and Drug Administration (FDA). Single-pulse transcranial magnetic stimulation (sTMS) yang menstimulasi otak melalui sinyal magentik yang diletakkan pada kepala pasien.
Transcutaneous supraorbital nerve stimulation (t-SNS) adalah tipe ke dua dari terapi neuromodulation dengan cara yang sama pada tipe pertama, bedanya alat ini digunakan pada dahi pasien sehingga gelombang magnet merangsang syaraf dari depan dahi, mata, dan sinus.
4. Meditasi
Meditasi merupakan cara yang saat ini sedang gencar untuk dilakukan guna mengurangi konsumsi obat-obatan. Karena pada dasarnya penyakit timbul karena tekanan tinggi pada otak menyebabkan terganggunya sistem ketahanan tubuh.
Penelitian menyebutkan fakta bahwa orang yang meditasi dengan tujuan ibadah, menurunkan tinggkat stress dan migraine yang dialami bahkan jarang terkena penyakit.
5. Akupuntur
Akupuntur merupakan pengobatan alternatif yang efektif untuk meredakan nyeri akut. Penelitian yang telah dipublis pada jurnal JAMA menyebutkan bahwa akupuntur dapat mengurangi frekuensi dan intensitas penderita migraine yang tidak disebabkan oleh gangguan mata atau stress.
sumber: medicalnewstoday



Post a Comment for "5 Cara Mengatasi Migraine"