Manfaat Kulit Biji Alpukat Sebagai Obat Kanker dan Penyakit Jantung
Kulit Biji Alpukat Sebagai Obat Kanker dan Penyakit Jantung
Selain mengandung rendah kolesterol yang baik untuk menurunkan berat badan, terdapat manfaat lain dari alpukat yang kita konsumsi sehari-hari. Penelitian terbaru menyatakan terdapat manfaat dari kulit ari dari biji alpukat yang belum dimanfaatkan.
Peneliti menemukan fakta bahwa kulit ari dari biji alpukat mengandung berbagai macam senyawa kimia yang mampu membunuh macam-macam virus, menangani masalah penyebab penyakit jantung, hingga menjadi obat kanker.
Penelitian ini dipimpin oleh Debasish Bandyopadhyay, Ph.D. Department of Chemistry di University of Texas Rio Grande Valley, Edinburg bersama tim yang baru-baru ini mempublikasikan penelitian mereka dalam 254th National Meeting & Exposition of The American Chemical Society di Washington, D.C.
Alpukat sangat cepat menjadi buah favorit di negeri paman sam, Amerika. Berdasarkan laporan departemen pertanian Amerika, konsumsi akan alpukat di negara mereka meningkat dua kali lipat selama 10 tahun terakhir, hingga kini, alpukat terus meningkat untuk dikonsumsi sebanyak 4 kali lebih banyak dari pertengahan tahun ’90.
Manfaat Alpukat
Karena manfaatnya yang banyak, adalah hal yang wajar jika konsumsi akan alpukat meningkat dan lebih popular dari buah lainnya.
Penelitian yang dilansir Medical News Today tahun 2015 menyebutkan di dalam alpukat terdapat kolesterol jahat yang sangat rendah. Hal ini sangat baik bagi orang yang ingin menurunkan berat badan berlebih dengan cara sehat. Di samping itu, alpukat mampu menurunkan risiko terkait gangguan metabolisme tubuh.
Namun demikian, manfaat itu terdapat di dalam daging buah. Penelitian yang dilakukan Dr. Bandyopadhyay memfokuskan pada sesuatu dari alpukat yang sering diabaikan begitu saja yaitu biji alpukat.
Dr. Bandyopadhyay dan tim menggunakan sekitar 300 kulit kering dari biji alpukat untuk kemudian dihaluskan sebelum dilakukan penelitian lebih lanjut. Hasilnya sekitar 21 ons bubuk kulit kering biji alpukat. Dari bahan tersebut didapat 3 sendok teh minyak kulit biji alpukat dan lebih dari satu sendok teh dalam bentuk wax.
Peneliti kemudian menguji minyak kulit biji alpukat menggunakan chromatography-mass spectrometry analysis untuk memastikan senyawa kimia apa saja yang terdapat di dalamnya.
Kulit Biji Alpukat Bak Permata di dalam Permata
Secara keseluruhan, para peneliti mengidentifikasi 116 senyawa kimia yang terkandung di dalam minyak kulit biji alpukat. Banyak senyawa kimia tersebut yang bermanfaat bagi kesehatan manusia dan terlebih banyak senyawa yang tidak terdapat dari daging buah alpukat itu sendiri.
Beberapa senyawa yang terkandung dalam minyak kulit biji alpukat diantaranya behenyl alcohol, dodecanoic acid, dan heptacosane. Behenyl digunakan sebagai obat virus, dodecanoic acid diketahui sebagai pemacu kolesterol baik dalam tubuh, dan heptacosane sebagai pembunuh tumor yang menjanjikan.
Selain itu, peneliti juga menguji wax dari kulit biji alpukat dan menemukan beberapa senyawa kimia yang dapat digunakan untuk penyedap makanan seperti butylated hydroxytolune dan untuk produk kosmetik bis (2-butoxyethyl) phthalate.
“Ini benar-benar hal yang sangat baik dari kulit biji alpukat yang kebanyakan orang menganggapnya sebagai sampah dan masalah. Faktanya seperti permata di dalam permata karena dari kulit biji alpukat ini ditemukan banyak sekali senyawa kimia yang baik bagi kesehatan seperti obat kanker, penyakit jantung, dan lain-lain.” Ungkap Dr. Bandyopadhyay
sumber: medicalnewstoday



Post a Comment for "Manfaat Kulit Biji Alpukat Sebagai Obat Kanker dan Penyakit Jantung"