Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Khasiat Minyak Zaitun (Olive Oil)

Minyak Zaitun Lebih Baik Untuk Menggoreng

Khasiat Minyak Zaitun (Olive Oil)

Semua orang di dunia menyukai makanan yang disajikan dengan cara digoreng. Tetapi bagaimana manfaat yang terkandung di dalam minyak yang digunakan terhadap kandungan gizi yang ada di dalam makanan yang digoreng? Penelitian ini menemukan fakta bahwa minyak zaitun lebih baik dalam proses penggorengan dengan temperatur yang stabil sehingga membuat makanan lebih baik untuk kesehatan.

Penelitian yang dipimpin oleh Sfax University di Tunisia, melaporkan bahwa mereka menemukan perbandingan penggorengan menggunakan minyak zaitun, minyak bunga matahari, minyak jagung, dan minyak kedelai yang telah dipublikasi dalam jurnal Journal of Agricultural and Food Chemistry.

Di dalam paper mereka yang dilakukan oleh Arkam Zribi seorang mahasiswa S2 di Ecole Nationale d’ingenieurs de Sfax dan tim mencatat perbedaan memasak menggunakan minyak dengan perbedaan fisis, kimia, dan nutrisi makanan yang berubah karena pemanasan.

Ketika proses penggorengan terjadi pembentukan senyawa baru akibat pemanasan yang diberikan oleh medium penggoreng (minyak) terhadap makanan yang bisa berubah menjadi racun atau perubahan kandungan nutrisi dalam makanan.

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu minyak jenis apa yang stabil untuk menggoreng terutama pada suhu penggorengan. Hal ini dikarenakan banyak orang menggunakan minyak goreng untuk beberapa kali penggorengan.

Tim peneliti menggunakan kentang sebagai bahan percobaan untuk digoreng dengan minyak yang berbeda diantaranya minyak zaitun, minyak jagung, minyak bunga matahari, dan minyak kedelai. Variasi suhu pemasan yang digunakan ialah 320 derajat F, 374 derajat F, dan 356 derajat F.

Tim mengulangi percobaan dengan metode yang sama sebanyak 10 kali pada tiap minyak dengan kondisi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Minyak Zaitun Lebih Tahan Lama 

Khasiat Minyak Zaitun (Olive Oil)

Hasil percobaan mereka menunjukkan penggorengan dengan minyak zaitun lebih stabil dari semua sisi, terutama dalam hal perubahan senyawa kimia dalam makanan yang digoreng.

Peneliti mengatakan, “Ketahanan terbaik dari oksidasi minyak dan kandungan asam lemak trans serta persentasi total dari senyawa polar diketahui berada pada suhu di bawah 160 derajat C (320 derajat F) selama waktu penggorengan.” 

Mereka menemukan kerusakan tertinggi pada minyak bunga matahari saat digunakan menggoreng pada suhu 356 derajat F.

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah minyak zaitun lebih baik dari minyak yang lain saat digunakan untuk proses memasak terutama saat menggoreng makanan karena mampu mempertahankan nilai gizi yang tekandung di dalam makanan dan dapat digunakan lebih dari 3 kali penggorengan. 

Penelitian ini di danai oleh Minister for Higher Education and Scientific Research dan Ministry of Agriculture, Tunisia.

Post a Comment for "Khasiat Minyak Zaitun (Olive Oil)"