Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sehat ala Vitamin A

Manfaat dan Risiko Vitamin A bagi Kesehatan

Sehat ala Vitamin A

Vitamin A adalah vitamin esensial yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tumbuh dan berkembang bagi sel-sel, pengelihatan, fungsi imunitas, dan reproduksi.

Vitamin A sangat kaya akan antioksidan dan berperan sebagai hormone di dalam tubuh, berpengaruh terhadap aktivitas genetika, dan mempengaruhi phenotype. 

Ia juga membantu jantung, paru-paru, ginjal, dan beberapa organ tubuh  lainnya untuk bekerja secara maksimal.

Fakta Vitamin A

Vitamin A sangat penting bagi tumbuh kembang seseorang terutama pada sel-sel tubuh, pengelihatan, imunitas, dan reproduksi. Vitamin A juga membantu kerja jantung, paru-paru, dan ginjal untuk berfungsi dengan baik.

Wanita hamil dan mereka yang hidup di negara berkembang seperti Indonesia sangat rawan terhadap risiko kekurangan vitamin A.

Konsumsi vitamin A yang terlalu banyak menyebabkan berubahnya fungsi dari nutrisi menjadi racun (toxic) serta menyebabkan hypervitaminosis.

Vitamin A dapat ditemukan pada daging, susu, telur, dan sayuran.

Bentuk-bentuk Vitamin A

Vitamin A diketahui terdapat berbagai macam bentuk. Seperti yang sudah kita ketahui, pembentukan atau produksi vitamin A secara alami terdapat pada daging, ikan, dan makanan harian. Sedangkan provitamin A tersimpan banyak pada buah-buahan, sayuran, dan segala jenis tumbuhan yang dapat dikonsumsi.

Retinol merupakan senyawa yang paling lazim sebagai bentuk aktif dari vitamin A yang ditemukan di dalam darah dengan retinyl palmitate sebagai kantung penyimpan vitamin tersebut.

Beta-carotene adalah tanda alami yang mengacu pada vitamin A. Sehingga bahan makanan yang kaya beta-carotene di dalamnya kaya akan vitamin A. Sayur-mayur menjadi sumber terbesar dari beta-carotene. Ia juga disebut dengan pro-vitamin atau antioksidan yang dirubah menjadi vitamin A di dalam tubuh sesuai kebutuhan, sehingga belum ada hingga saat ini risiko overdosis atau keracunan atas konsumsi sayur mayor berlebih.

Manfaat Kesehatan

Sebagai vitamin, vitamin A sangat berfungsi luas bagi tubuh terutama organ-organ inti seperti jantung, ginjal, dan paru-paru. Kekurangan vitamin A dapat berujung pada:
  • Petumbuhan yang lambat pada ank-anak
  • Rabun senja
  • Tinggi risiko infeksi terutama pada tenggorokan, dada, dan perut
  • Follicular Hyperkeratosis, menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah
  • Masalah kesuburan

Berikut beberapa manfaat dari vitamin A yang dikonsumsi dengan dosis yang tepat dan benar.

Mengurangi Risiko Kanker

Mengonsumsi carotenoid yang cukup dari buah-buahan dan sayuran dapat menurunkan risiko kanker paru-paru, namun efek tersebut tidak sama jika mengonsumsi beta-carotene dalam bentuk suplemen. Pada analisis yang telah dilakukan, bentuk-bentuk vitamin A diketahui dapat melawan kanker prostat. Penelitian di Jepang menyatakan bahwa beta-carotene dapat membantu pencegahan kanker usus.

Mengobati Diabetes tipe 2

Asam retinoik atau Retinoic acid adalah turunan dari vitamin A yang diketahui dapat menormalkan kadar gula dalam darah. Penelitian tersebut telah dilakukan pengujian terhadap tikus mencit yang terkena diabetes.

Kesehatan Kulit dan Rambut

Vitamin A sangat penting bagi pertumbuhan jaringan sel dalam tubuh termasuk di dalamnya kulit dan rambut. Vitamin A memproduksi sebum yaitu minyak yang dapat membantu merawat kadar kelembaban kulit dan rambut agar tetap sehat kuat.

Sehat ala Vitamin A

Sumber Vitamin A Alami

Retinol yang merupakan bentuk aktif dari vitamin A hanya terdapat pada makanan yang berasal dari hewani. Berikut daftar makanan kaya retinol:
  • Daging dan organ dalam hewan seperti hati hewan
  • Lemak ikan, salmon, sardine, herring, dan minyak ikan
  • Mentega, susu, dan keju
  • Telur
Di sisi lain, makanan berbasis sayuran kaya akan carotenoid, bentuk antioksidan dari vitamin A. Antioksidan ini kemudian dirubah menjadi retinol di dalam tubuh. Carotenoid adalah pigmen kuning (orange) yang berkontribusi terhadap pewarna alami buah dan sayur. Sumber-sumber makanan kaya carotenoid sebagai berikut:
  • Kentang
  • Buah dengan warna kuning seperti, papaya, manga, dan blewah
  • Labu, wortel, labu siam, dan sayuran dengan pigmen kuning
Dan beberapa sumber beta-carotene adalah:
  • Brokoli, bayam, dan sayuran dengan pigmen daun berwarna hijau
  • Labu hijau
  • Cabai

Rekomendasi Konsumsi Vitamin A

Konsumsi vitamin A sangat bergantung pada jenis kelamin dan umur. Terdapat beberapa anjuran yang dapat dijadikan acuan pegukuran dan vitamin A yang terdapat di dalam makanan sering diukur dengan satuan retinol activity equivalents (RAEs).

1 RAE setara dengan 1 mikrogram (mcg) retinol, 12 mcg beta-carotene, atau 3,33 International Unit (IU) vitamin A.

Berikut rekomendasi konsumsi vitamin A:
  • Bayi hingga umur 6 bulan: 400 mcg per hari
  • Bayi umur 7-12 bulan: 500 mcg per hari
  • Balita 1-3 tahun: 300 mcg per hari
  • Anak umur 4-8 tahun: 400 mcg per hari
  • Remaja 9-13 tahun: 600 mcg per hari
  • Remaja dimulai dari umur 14 tahun hingga dewasa: 900 mcg per hari untuk laki-laki dan 700 mcg untuk perempuan
  • Untuk wanita hamil umur 19-50 tahun: 770 mcg per hari selama masa kehamilan dan 1300 mcg per hari selama masa menyusui

Post a Comment for "Sehat ala Vitamin A "