Metode Ilmiah dan Rumusannya, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)
Metode Ilmiah
Perkembangan jaman yang pesat saat ini didasari oleh rasa keingin tahuan yang tinggi manusia tidak terkecuali dalam dunia biologi yang berkembang lebih besar cakupannya. Segala mahluk hidup berkembang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya masing-masing. Seperti halnya tumbuhan yang akarnya terus menghujam ke dalam tanah untuk mencari air. Batang tanaman berfungsi sebagai jembatan antara akar yang bertugas mencari makanan dan dapur tanaman yang berada di daun sebagai tempat fotosintesis. Dalam dunia hewan, hewan akan bermigrasi untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan berkembang biak dengan aman menjauhi predator alaminya. Misalnya kijang akan bermigrasi besar-besaran ketika hidupnya sudah merasa terancam dengan sulitnya mencari makanan dan perburuan predator alaminya.
![]() |
| Alat preparasi untuk melakukan eksperimen |
Manusia sebagai mahluk yang dapat berpikir sistematis terus berupaya semaksimal mungkin memecahkan masalah-masalah yang sedang mereka hadapi demi kelangsungan hidupnya yang lebih baik. Kemampuan berpikir manusia dan rasa keingintahuannya yang tinggi dicetuskanlah sebuah cara untuk memudahkan bereksperimen, metode ilmiah. Cikal bakal metode ilmiah ini diperoleh dari intuisi, percobaan, dan praduga. Percobaan adalah sebuah usaha untuk mendapatkan pengetahuan baru dengan melakukan atau mempraktikkannya kepada sampelnya. Intuisi ialah pengetahuan yang timbul dari diri seseorang tanpa landasan yang jelas sehingga keabsahannya sulit untuk dipertanggung jawabkan. Sedangkan praduga adalah pengetahuan yang didapat dari prasangka yang mirip dengan kejadian di masa lampau.
![]() |
| Pengamatan melalui mikroskop |
Oleh karena itu, manusia melakukan perbaikan dalam mencari ilmu pengetahuan supaya mendapatkan hasil yang maksimal dan dapat dipercaya. Pengetahuan yang dapat dipertanggung jawabkan harus memenuhi beberapa syarat diantaranya, metodik, objektif, sistematik, dan berlaku untuk umum.
1. Metodik, pengetahuan yang didapat dari cara-cara yang teratur dan terkontrol.
2. Objektif, objek atau benda yang menjadi sampel eksperimen yang dapat dibuktikan dengan pengamatan dan bukan atas dasar asumsi orang lain.
3. Sitematik, ialah tidak berdiri sendiri dalam hal ini berkaitan dengan cabang ilmu lain sehingga kesimpulan akhir yang didapatkan dari suatu usaha eksperimen dapat dengan mudah dipahami.
4. Berlaku untuk umum, segala pengetahuan yang didapatkan dari eksperimen haruslah dapat dilakukan pula oleh manusia lainnya dengan cara atau metode yang sama.
![]() |
Tanaman layu karena kekurangan suplai makanan dan matahari untuk fotosintesis |
Metode ilmiah yang telah disepakati bersama terdiri dari beberapa syarat:
1. Merumuskan Masalah, dalam hal ini harus ada pembatasan dari seorang peneliti guna mendapatkan hasil yang akurat tidak meluas kepemahaman yang tidak dibutuhkan. Adapun dasar yang digunakan untuk merumuskan masalah ialah dengan pertanyaan sederhana, apa, siapa, bagaimana, mengapa, di mana, kapan, tentang objek yang ingin diteliti.
2. Mengajukan Hipotesis, merupakan kemungkinan yang diajukan oleh peneliti yang didasari oleh pengamatan sederhana dari rumusan masalah. Pernyataan-pernyataan ini tidak dapat dipercaya sebelum dilakukannya eksperimen.
3. Menguji Hipotesis, pengujian merupakan tahap eksperimen terhadap objek yang ingin diteliti. Variabel-variabel ditentukan pada tahap ini sehingga data yang didapatkan relevan.
4. Menganalisis dan Mengolah Data, dari eksperimen didapatlah data yang kemudian perlu untuk dianalisis. Analisis tidak melulu tentang eksperimen, analisis bisa datang dari perbandingan data terdahulu dengan data yang didapatkan saat ini.
5. Kesimpulan, pada akhir dari sebuah analisis diperlukan sebuah penutup yang berisi ringkasan, hipotesis, variabel, yang dapat menjelaskan secara keseluruhan tentang objek yang diteliti dan dapat dipertanggung jawabkan keabsahannya.



Post a Comment for "Metode Ilmiah dan Rumusannya, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)"