Biologi bagian dari ilmu pengetahuan alam, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)
Sejarah Biologi
Biologi adalah cabang ilmu dari ilmu pengetahuan alam yang telah lama ada. Beberapa ada yang berpendapat biologi adalah ilmu tertua yang pernah diketahui manusia. Manusia purbakala memahami tiap lingkup hidup mereka dengan analisis sederhana, misalnya dari fisik, rasa, maupun bau untuk mengidentifikasi apakah hewan atau tumbuhan tersebut dapat dijadikan sebagai santapan.
Pada tahun 3500 sebelum masehi terdapat petunjuk tentang perkembangan biologi di situs Assyria dan Babilonia. Artefak yang ditemukan dalam bentuk gambar menunjukkan bahwa bangsa Assyiria dan Babilonia sudah bercocok tanam dan mengenal ilmu herbal untuk pengobatan.
Penyerbukan tanaman palem telah mereka ketahui pada masa itu. Yaitu dengan cara mengontakkan benih jantan dan betina pada proses reproduksi tanaman melalui serbuk. Ilmu anatomi pun dipelajari oleh mereka dengan tujuan pengobatan.
![]() |
| Artefak Bangsa Assyiria yang telah mengenal dunia bercocok tanam |
Ilmu pengobatan dan biologi telah dipraktikkan oleh Bangsa Mesir sejak tahun 2000 SM. Kini kita mengetahuinya dari peninggalan sejarah tentang mumi yang berada di Mesir. Kebiasaan ini telah ada sejak mereka mengenal fungsi dari tumbuh-tumbuhan yang mampu mengawetkan mayat.
Oleh karena itu, sangat tidak masuk akal jika mereka dapat melakukan hal tersebut tanpa adanya pendalaman serta eksperimen tentang ilmu tumbuh-tumbuhan. Pembudidayaan ulat untuk kain sutera yang dilakukan Bangsa Cina kuno pun telah ada sejak tahun 2800 SM. Serangga yang kini kita kenal ribuan bahkan jutaan spesies pun mereka telah lebih dulu memelajarinya, mulai dari perkembangbiakan hingga bagaimana cara untuk memberantasnya.
Ilmu pengatahuan biologi yang telah di kenal Bangsa Mesir, Babilonia, Cina, dan India kuno tidak selalu murni dari keingintahuan. Bahkan mereka mengaitkan hal-hal tersebut sebagai bagian dari supranatural yang tidak semua orang bisa melukannya. Telah diketahui agama orang-orang jaman dahulu adalah penganut dewa-dewa yang mereka anggap dapat memberikan keselamatan, rejeki, kematian dan lain-lain. Pada prosesi pembedahan organ tubuh hewan, mereka belum melakukannya atas dasar ilmu pengetahuan akan tetapi merekan menggunakannya untuk ritual para dewa dan meramal apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.
Seiring berjalan waktu, Bangsa Yunani memulai peradaban dengan ilmu pengetahuan. Para filsafat Yunani meyakini bahwa segala sesuatu yang ada di alam semesta ini selalu memiliki sebab dan akibat. Dewasa ini hukum sebab dan akibat ini sering disebut hukum kausalitas yang menjadi dasar beragam identifikasi ilmiah oleh ilmuan pada jaman dahulu.
Hippocrates, Anaximander, Thales, Theophrastus, dan Aristoteles merupakan sederet ilmuan Yunani kuno yang kita kenal dalam pengembangan ilmu pengetahuan terutama di bidang biologi. Mereka pun percaya bahwa manusia dapat memelajari hukum alam karena kemampuan pengamatan dan analisis yang dimiliki oleh manusia sehingga dapat menjadi alasan diambilnya keputusan ilmiah.
![]() |
| Aristoteles seorang filsuf Yunani |
Pertengahan abad ke-4 SM, Aristoteles hidup sebagai orang yang memperkenalkan dasar-dasar taksonomi. Aristoteles memulai mengelompokkan hewan-hewan. Terdapat dua pengelompokkan yaitu hewan berdarah dan hewan yang tidak berdarah. Mamlia, burung, amfibi, ikan, dan reptile merupakan hewan kedalam golongan hewan berdarah. Sedangkan, udang-udangan, serangga, Cephalopoda, dan Testacea (hewan-hewan kecil) masuk dalam pengelompokkan hewan tak berdarah. Penelitiannya berkembang dan mendapat kesimpulan bahwa segala yang memiliki paru-paru membutuhkan udara untuk bernafas, dapat berkembang biak, dan berdarah panas yaitu memiliki kondisi suhu tubuh yang konstan meski suhu lingkungan berubah-ubah.
Aristoteles memiliki temuan yang hingga saat ini menjadi acuan yaitu ilmu tentang hereditas dan reproduksi, teori abiogenesis yang menyebutkan bahwa kehidupan dimulai dari benda tak hidup. Pendapatnya yang lain ialah mahluk hidup yang memiliki habitat dan kebiasaan tertentu memiliki struktur dan fungsi dari organ tubuhnya yang tidak akan sama satu dengan yang lainnya.
Al-Jahiz nama yang asing bukan? Namun beliau adalah salah satu ahli yang datang dari wilayah Arab dengan perkembangannya yang pesat dalam ilmu pengetahuan biologi. Beliau memfokuskan dirinya untuk meneliti tentang binatang, adapun Ibnu Sina yang mahsyur namanya merupakan salah satu ahli di bidang kedokteran dan obat-obatan.


Post a Comment for "Biologi bagian dari ilmu pengetahuan alam, Biologi SMA/MA Kelas X (Sepuluh)"